Kisah Sandy Tumiwa Yang Dipercaya Jadi Imam Shalat Di Penjara

Menjalani sisa masa hukuman di dalam penjara tidak membuat Sandy Tumiwa mengurangi ketaatannya dalam beribadah kepada Allah SWT. Hal tersebut terbukti saat ia diberi kepercayaan menjadi imam shalal di dalam bui. Meski Sandy Tumiwa adalah seorang mualaf, namun tidak menjadi alasan orang-orang di sana meragukan kemampuannya dalam beribadah.

Kisah Sandy Tumiwa Yang Dipercaya Jadi Imam Shalat Di Penjara ~ liputan6.com
Kisah Sandy Tumiwa Yang Dipercaya Jadi Imam Shalat Di Penjara ~ liputan6.com

Diungkapkan oleh kuasa hukum Sandy Tumiwa, Firman Chandra, bahwa mantan suami Tessa Kaunang itu semakin religius saat menjalani hukuman di lapas. “Salat dia sama sekali enggak mau tinggal. Malah sekarang semakin on time. Pas dengar azan, Sandy langsung menjalankan salat,” kisah Firman Chandra belum lama ini.

Bahkan statusnya sebagai mualaf membuat Sandy Tumiwa justru diberi kehormatan untuk memimpin rekan-rekan satu selnya menjalankan salat lima waktu. “Sudah diminta memimpin salat jemaah di selnya. Dia termasuk yang cukup diandalkan untuk urusan ibadah di Rutan Salemba,” lanjutnya.

Lebih jauh, menurut Firman, meski pada awalnya tertekan hidup di dalam penjara, kini Sandy Tumiwa tak lagi menganggap berat hari-harinya di dalam penjara. Ia berusaha untuk melakukan hal positif dan bergaul dengan sesama tahanan.

“Dia bersyukur karena di sana bisa bergaul dan berinteraksi dengan banyak orang dan lapisan masyarakat. Mungkin ini hukuman yang sekaligus dianggap Sandy sebagai ujian yang nikmat,” jelas Firman Chandra.

Nur Wahyuni Utami

a girl who loves get lost in books, loves watching people and busy having fun in front of monitor. Coffee enthusiast.