Lagi! Film Indonesia Bersaing di Luar Negeri

Industri film Indonesia lagi-lagi sedang merekah di pasar film asing. Dari aktor-aktor, dan yang baru-baru ini film kartun Indonesia akan bekerja sama dengan Disney, kini ada dua proyek film Indonesia yang menembus persaingan di festival film asing.

Mouly Surya, Sutradara Wanita Indonesia
Mouly Surya, Sutradara Wanita Indonesia

Dua film Indonesia, yang salah satunya disutradai Mouly Surya, yang berjudul Marline The Murder In Four Acts akan bersaing di Asian Project Market (APM) yang merupakan bagian dari Busan International Film Festival (BIFF) Oktober mendatang.

Mouly bukan nama asing di festival film internasional. Film-filmnya memang sudah banyak yang bersaing di ranah festival film asing, bahkan hingga di Sundance Film Festival.

Beberapa sutradara dari Asia Pasifik akan menantang Mouly, seperti Yu Lik Wai dari Tiongkok atau Kanu Behl dari India. Mereka juga bersaing di APM agar bisa mendapatkan sokongan untuk filmnya.

“semoga ini menjadi awal yang baik untuk proyek kami ke depan,” ujar Mouly.

Meski baru proyek, masuknya dua film Indonesia ke APM patut diacungi jempol. Ajang APM dianggap mampu meramal masa depan film. Karya yang masuk bisa saja mendapatkan dukungan, bahkan dibiayai secara keseluruhan seperti film Joko Anwar, A Copy of My Mind yang sukses mendapatkan bantuan dana hingga Rp135 juta untuk biaya produksi.

Selain itu, film-film Indonesia yang mampu bersaing ke festival film asing tentu akan menaikkan standar aktor-aktor Indonesia agar bisa bersaing pula di industri film asing. Contohnya saja, The Raid yang aktor-aktornya sudah direkrut ke berbagai film Hollywood untuk beradu akting.