Mau Cerdas dan Beretika Dalam MedSos? Coba Panduan Ini

Zaman sekarang, dijadikannya media sosial sebagai sarana komunikasi, bukan lagi hal yang baru. Upload, download, sharing, hampir semuanya bisa di lakukan melalui media sosial. Namun, beberapa pengguna medsos masih belum sadar dan memahami bagaimana etika yang baik dalam bermedia sosial. Bahkan terkadang, masih sering ditemukan pengguna media sosial yang kerap kali melanggar etika publik dalam menggunakan media sosial tersebut.

Panduan agar cerdas dan beretika media sosial~lintas.me
Panduan agar cerdas dan beretika media sosial~lintas.me

Dirangkum dari beberapa sumber terpercaya, berikut etika yang cerdas dan baik dalam bermedia sosial :

1. Etika Upload, Download, dan Sharing, Jangan Sembarangan!

Etika upload, download, dan sharing~psdgraphics.com
Etika upload, download, dan sharing~psdgraphics.com

Upload, download, dan sharing sebuah materi ke dalam media sosial, terkadang begitu disepelekan olah sang pengguna medsos. Tak sedikit pengguna medsos yang mengabaikan peringatan untuk tidak mengupload, mendownload, dan men-sharing materi secara sembarangan, padahal bisa jadi materi yang disebar tersebut memiliki hak cipta dan perlindungan kekayaan intelektual. Ingat! pastikan sebuah materi yang anda sebar luaskan, benar-benar aman dan bebas dari hak cipta seseorang, karena bisa saja ketika materi tersebut tersebar luas atas nama anda, anda sendiri yang akan dituntut secara hukum oleh pemilik asli materi tersebut. Setidaknya, cantumkan sumber materi tersebut, agar anda tidak terjerat hukum dikemudian hari, karena secara ilegal menyebar luaskan materi orang lain.

2. Etika Pemberian Opini

Etika memberi opini dalam medsos~opini.id
Etika memberi opini dalam medsos~opini.id

Seringkali menemukan pengguna medsos yang tiba-tiba masuk kedalam kolom komentar postingan anda? padahal anda tidak tau siapa si komentator tersebut? atau mungkin anda salah satu pelaku asal komentar tersebut?. Perilaku seperti ini, terkadang membuat jengkel beberapa orang yang sangat menjunjung tinggi etika dalam medsos. Medsos, oleh sebagian orang diibaratkan sebagai rumah yang dihuni oleh masing-masing penggunanya. Nah, ibarat adab dalam mengunjungi rumah orang lain, tentunya perkenalan diperlukan bukan? maka dari itu, ada baiknya sebelum berkomentar, perkenalkan diri anda sendiri, tujuan mengomentari dan perhatikan bahasa anda. Pemberian opini dalam berkomentar juga perlu diperhatikan, gunakan kata-kata yang sopan dan beretika tentunya dalam menyampaikan opini anda mengenai postingan orang lain.

3. Etika Forward (Meneruskan) Informasi

Etika dalam forward~teknologi.inilah.com
Etika dalam forward~teknologi.inilah.com

Pernah melihat beberapa pengguna medsos menyebarkan informasi dari akun yang satu ke akun yang lainnya? Ragu informasi tersebut benar atau tidak? maka jangan teruskan. Ya, informasi yang nilai kebenarannya masih simpang siur sangat rawan menjadi bumerang bagi penyebarnya sendiri. Niatnya untuk berbagi informasi, tapi karena informasi tersebut salah, bisa-bisa anda ikut terseret dalam arus permasalahan kesalahan informasi tersebut. Bijaksanalah, dengan mencari kebenaran informasi tersebut secara teliti dan jangan berasal dari satu sumber saja, sehingga ketika informasi tersebut salah, anda tidak ikut menjadi korban kesimpang siuran informasi tersebut.

4. Etika Menggunakan Bahasa.

Mungkin etika seperti ini sangat sepele dirasakan, namun memiliki dampak yang cukup besar. Menggunakan bahasa yang wajar dan sopan dalam medsos akan memberi dampak penilaian orang lain terhadap diri anda. Bahkan, hal sekecil ini ternyata dijadikan tolak ukur dalam beberapa perusahaan ketika menyeleksi calon pekerja diperusahaan tersebut. Maka, mulai sekarang, berhati-hatilah dalam berbahasa, karena dari bahasa, karakter/pribadi seseorang akan terlihat dengan mudah. Etika menggunakan bahasa dalam medsos, termasuk pula etika dalam pemberian opini dan juga forward informasi.

5. Etika Meminta Dalam Medsos

Apa anda seringkali menemukan seorang pengguna medsos, baik anda mengenalnya atau tidak, tiba-tiba meminta sesuatu pada anda? Jika ya, orang tersebut berarti belum mengerti bagaimana etika meminta dalam medsos. Ya, walaupun dalam dunia nyata, basa-basi dirasakan hanya membuang-buang waktu, tapi didalam dunia maya, kebiasaan ini cukup diperhatikan oleh sebagian besar pengguna medsos. Ketika meminta sesuatu dalam medsos, ada baiknya mulailah percakapan ringan sebagai pembuka, sehingga percakapan menjadi lebih santai dan anda juga pasti terkesan memiliki etika yang baik. To the point itu bagus, namun ada kalanya, terlalu to the point dirasakan cukup tidak beretika. Seperti yang diterangkan oleh beberapa pengguna medsos yang sering mengalami kasus diatas, ini bukan bagaimana anda meminta sesuatu, tapi bagaimana cara dan etika anda meminta sesuatu.

6. Etika Menghargai Hak Publik

Terkadang dalam medsos, mungkin anda menemui foto-foto korban kecelakaan dengan keadaan mengenaskan yang di sebar secara bebas tanpa filter atau sensor? Atau mungkin anda sendiri, dengan tanpa sadar ikut menyebarkan foto tersebut? Mulai dari sekarang, perhatikan etika dalam menghargai publik pengguna medsos lainnya. Walaupun secara niat ingin membantu, namun penyebaran materi tersebut yang tanpa filter atau sensor bisa saja mengganggu kenyamanan pengguna medsos lainnya. Kalau bisa, sempatkan terlebih dahulu menggunakan filter untuk foto tersebut, sehingga kenyamanan pengguna medsos lainnya tidak terganggu.

Fahmi Sahru Ramadhan

Pengemis Intelektual, Coffee Lover and Hater at the same time...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.