Mengungkap Sosok Wanita Dibalik Suara Pengumuman Bioskop

Mohon perhatian Anda! Pertunjukan film di theater 3 telah dimulai, harap anda segera memasuki ruangan theater‘. Pernah mendengar suara pengumuman tersebut? jika anda seorang movieholic, pasti pengumuman tersebut sudah tidak asing lagi di telinga anda. Ya, suara pengumuman diatas adalah pengumuman yang sering dijumpai di bioskop-bioskop, tempat kebanyakan orang menikmati hiburan dengan menonton film. Namun, tahukah anda siapa wanita dibalik suara pengumuman tersebut?

Mengungkap wanita dibalik suara pengumuman bioskop Indonesia~pixabay.com
Mengungkap wanita dibalik suara pengumuman bioskop Indonesia~pixabay.com

Adalah Maria Ontoe Tinangon, sosok yang telah lebih dari puluhan tahun mengisi suara yang kerap anda dengarkan tiap berkunjung ke bioskop. Tak banyak yang tahu kiprah wanita bersahaja ini, yang hingga sekarang, suaranya masih dipakai di salah satu bioskop terbesar di Indonesia. Dengan suara berat namun terdengar bijak, suara Maria telah banyak digunakan, entah untuk keperluan iklan, film, maupun program TV sejak tahun 1970 silam.

Maria Ontoe Tinangon, suara wanita dibalik pengumuman bioskop~dhimasginanjar.com
Maria Ontoe Tinangon, suara wanita dibalik pengumuman bioskop~dhimasginanjar.com

Suaranya yang tak tergantikan, bukan tanpa alasan. Maria Ontoe Tinangon, sejak masa mudanya, memang memulai karir sebagai seorang dubber atau pengisi suara. Seakan tak ada profesi lain, Maria telah mendedikasikan seumur hidupnya untuk profesi pengisi suara ini. Tak ada pekerjaan tetap lain yang ia geluti selain sebagai dubber.

Diundang oleh sebuah media online yang bergerak dibidang film, Maria berhasil membuat terkagum-kagum seluruh anggota redaksi media tersebut. Bukan karena sosoknya yang ternyata telah menginjak umur 66 tahun, melainkan karena suaranya yang sama sekali tidak berubah sejak awal karirnya sebagai pengisi suara. Diakuinya, profesi ini dimulai sejak tahun 1960, kala itu Maria mengikuti sebuah sanggar yang bergerak dibidang penyiaran. Dari sanggar tersebut, Maria berlatih berbagai macam teknik suara, termasuk seperti yang biasa kita dengar saat ini.

Ditanyai perihal mengisi suara pengumuman bioskop, diakui oleh Maria, ia mulai dari tahun 1980 an, ketika awal bioskop 21 mulai dibuka. Yang mengejutkan adalah, Maria seumur hidupnya baru sekali saja mendengarkan suaranya disalah satu bioskop Indonesia, kala itu Maria tengah diajak menonton sebuah film. Ditanyakan perihal pendiriannya untuk tetap menjadi dubber, Maria menjawab “Saya lebih senang yang tidak usah tampil muka. Lebih baik yang voice over, sandiwara radio, atau iklan.”

Walaupun begitu, ternyata Maria beberapa kali tampil dalam beberapa film, itupun bisa dihitung dengan jari. Diantaranya film Sebelum Pagi Terulang Kembali (2014), dan juga film Wan An (2012) karya Yandy Laurens. Meskipun tak banyak yang tahu sosok Maria, ia akan tetap dikenang sebagai wanita bioskop Indonesia.

Fahmi Sahru Ramadhan

Pengemis Intelektual, Coffee Lover and Hater at the same time...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.