Merasa Dipojokkan Putranya Sendiri, Ibunda Sandy Tumiwa Berurai Air Mata

Batalnya pernikahan Sandy Tumiwa dan Luthfa Nur Rahayu berbuntut panjang hingga kini. Pasca merasa sedikit emosi karena komentar pedas Tessa Kaunang, kini ibunda Sandy Tumiwa, Nurshanty harus berurai airmata karena merasa dipojokkan oleh putranya sendiri. Nurshanty menganggap ucapan Sandy yang membatalkan pernikahan karena masih punya hutang untuk memberangkatkan umroh dirinya, merasa membuatnya sebagai pihak yang bertanggung jawab atas batalnya pernikahan putranya.

Ibunda Sandy Tumiwa
Ibunda Sandy Tumiwa merasa terpojokkan~www.cumicumi.com

Tentu saja sebagai anak yang baik Sandy Tumiwa tidak bermaksud untuk memojokkan ibunya snediri. Namun ternyata, ucapan Sandy di media bahwa pernikahanya batal karena “hutang” yang belum diselesaikanya kepada sang ibunda, membuat Nurshanty merasa dipojokkan. Belakangan diketahui bahwa hutang yang dibicarakan Sandy ini adalah keinginanya untuk memberangkatkan sang ibunda pergi Umroh.

Dengan berurai air mata Nurshanty, ibunda Sandy membantah bahwa dirinya memaksa putranya untuk membatalkan pernikahan demi memberangkatkan umroh dirinya. Dirinya pun merasa terpojokkan dan dianggap sebagai pihak yang harus bertanggung jawab atas gagalnya pernikahan putranya sendiri. “Mama sama Sandy ditelpon terus sama teman sama saudara, ‘kenapa mama kok membatalkan pernikahan Sandy’. Itu tidak benar. Mama tidak pernah meminta itu naik haji atau umroh kepada Sandy. Di dunia ini ga ada orang tua yang egois.” Ungkap Nursahnty sambil terus menyeka air matanya.

Sandy yang mendengar kabar ini uru-buru mencoba untuk melakukan klarifikasi. Menurtnya, keraguan yang datang dan memicu pembatalan pernikahan ini datangnya dari calon istrinya sendiri. Menurut Sandy, pihak calon istri ingin melanjutkan sekolah terlebih dahulu sehingga pernikahan yang harusnya digelar mMaret ini dibatalkan. Sandy juga meminta smeua pihak untuk tidak menyangkutpautkan masalah pernikahanya yang batal ini dengan sosok ibundanya.

Yuyun Nurhidayati Amalia

A woman who devote her life as a reader, observer, long life learner, film enthusiast and the avid fan of conspiracy theory.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.