Miris, Efek Sinetron 7 Manusia Harimau Telan Korban Jiwa

Sebuah berita mengejutkan datang dari dunia pertelevisian Indonesia, sinetron 7 Manusia Harimau yang ditayangkan disalah satu stasiun tv tanah air akhirnya memberikan dampak. Diberitakan, seorang bocah kelas 1 SD meninggal dunia, setelah menjadi korban teman-temannya dalam memperagakan gerakan silat yang ada dalam sinetron tersebut.

Efek 7 Manusia Harimau telan korban jiwa~siputnews.com
Efek 7 Manusia Harimau telan korban jiwa~siputnews.com

Kejadian tersebut dimulai pada jam istirahat sekolah. Korban yang bernama Hasrandra merupakan siswa disekolah dasar Yayasan Islam Zaidar Yahya, Rokan Hulu, Kota Riau. Kala itu, Randa, panggilan akrab Hasrandra, bermain dengan mempergakan gerakan silat seperti yang ditayangkan dalam sinetron 7 manusia harimau. Sayangnya, permainan tersebut tak berjalan dengan aman, Randa dikeroyok oleh kawannya dengan ditendang dan juga dipukul, bahkan ada juga yang memukul dengan menggunakan sapu.

Siswa SD meninggal setelah dikeroyok teman bermain~ngokos.com
Siswa SD meninggal setelah dikeroyok teman bermain~ngokos.com

Hal tersebut kemudian diklarifikasi langsung oleh kepala sekolah dasar Yayasan Islam Zaidar Yahya. Beliau mengaku telah diberitahu langsung oleh teman-teman Randa sendiri bahwa mereka memperagakan adegan silat dalam sinetron yang dibintangi adik Raffi Ahmad, Shanaz Sadiqah tersebut. “Namanya anak-anak, mungkin sedang bergurau. Saat itu memang ada pemukulan menggunakan sapu. Tetapi sapunya itu terbuat dari bahan plastik, dan tangan temannya pun lebih kecil dari gagang sapu yang digunakan untuk memukul Randa” jelas sang kepala sekolah.

Akibatnya, Randa menjadi pendiam, ia bahkan mengalami kelumpuhan yang membuat dirinya tidak dapat beraktifitas sebagaimana biasanya, hal tersebut diakui langsung oleh orang tua Randa sendiri. Meninggalnya Randa, terjadi pada pukul 10 malam waktu setempat pada tanggal 29 April silam, namun  baru terekspos sekarang ini.

Tentunya hal ini menjadi tamparan besar untuk pertelevisian Indonesia yang dirasakan oleh banyak masyarakat makin berkurang kualitasnya. Lebih dari itu, pengawasan orang tua juga sepatutnya menjadi hal yang diperhatikan dalam kasus ini. Pengawasan dari orang tua memang memegang peranan penting bagi sang anak yang sedang dalam masa pertumbuhan, hal-hal yang layak ditonton oleh sang anak tentunya harus melalui seleksi dari orang tua terlebih dahulu. Namun, tak dipungkiri, sedikit banyak, sinetron tersebut juga cukup memberikan dampak dalam kasus ini. Kasus ini juga harusnya menjadi contoh untuk orang tua diluar sana untuk lebih memperhatikan materi tontonan sang anak.

Fahmi Sahru Ramadhan

Pengemis Intelektual, Coffee Lover and Hater at the same time...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.