Pasca 7 Harian Olga, Ini Beberapa Kesaksian Dari Mak Vera

Sejak menggelar tahlilan 7 hari meninggalnya presenter kocak Olga Syahputra, publik kini tengah menanti keterangan manager Olga, yakni Mak Vera. Kesaksian dari pemilik nama lengkap Vera Zanobia Sukari ini tentunya untuk mengungkap seluruh kabar mengenai kematian komedian berumur 32 tahun tersebut. Keterangan dari Mak Vera juga diharapkan untuk memperjelas segala berita miring tentang almarhum Olga Syahputra.

Konferensi oleh Mak Vera pada tahlilan 7 hari meninggalnya Olga~wowkeren.com
Konferensi oleh Mak Vera pada tahlilan 7 hari meninggalnya Olga~wowkeren.com

Berikut beberapa kesaksian dari sang manager almarhum Olga Syahputra yang sempat kami rangkum jadi satu:

1. Olga telah masuk rumah sakit sejak April 2014.
Olga masuk rumah sakit sejak April~ecta.edu.sg
Olga masuk rumah sakit sejak April~ecta.edu.sg

Kabar mengenai waktu dirawatnya Olga ini diungkapkan pada konferensi pers kemarin. Dari keterangan Mak Vera, Olga telah masuk rumah sakit dan mendapat tindakan perawatan sejak 24 April 2014. Saat itu, Olga yang diakui oleh Mak Vera merasakan panas, dingin, dan mual segera dilarikan ke rumah sakit Pondok Indah. Namun, karena kondisi yang tak kunjung membaik, Olga kemudian dibawa ke rumah sakit Mount Elizabeth, Singapura, pada tanggal 3 Mei 2014 dengan harapan cepat sembuh.

2. Satu-satunya penyebab kematian Olga adalah Meningitis.
Meningitis menjadi satu-satunya penyebab kematian Olga~wehoville.com
Meningitis menjadi satu-satunya penyebab kematian Olga~wehoville.com

Kesaksian ini diungkapkan oleh Mak Vera, untuk menampik semua kabar mengenai kematian Olga Syahputra yang diduga salah satu penyebabnya adalah HIV AIDS. Meningitis atau radang selaput otak yang menyereang Olga diketahui telah diderita oleh komedian tersebut sejak Juni tahun lalu. Jadi, tidak ada sama sekali indikasi adanya HIV AIDS dalam riwayat kematian pemilik nama asli Yoga Syahputra tersebut.

3. Kabar Olga tidak ditutup-tutupi.

Beredarnya kabar bahwa kondisi Olga yang ditutupi, cukup merebak dan membuat hati Mak Vera menjadi sakit. Pasalnya, Olga sama sekali tidak boleh ditemui, baik oleh kerabat, maupun teman sesama artis. Dalam kesaksian Mak Vera, kondisi Olga sama sekali tidak ditutupi, melainkan untuk memberi kesempatan Olga agar beristirahat dengan maksimal, dikarenakan selama dirawat di Jakarta, Olga belum dapat beristirahat dengan penuh, disebabkan kunjungan dari para kerabat dan teman-teman artis komedian tersebut. Hal ini juga bukan keputusannya sepihak, melainkan juga disetujui oleh pihak keluarga Olga. Olga yang pada saat dirawat di Jakarta, tidak dapat menolak keinginan para kerabatnya yang ingin berkunjung melihatnya, hal itu pula yang membuat Olga akhirnya diputuskan untuk pindah ke rumah sakit Mount Elizabeth, Singapura, lanjutnya lagi.

4. Olga sudah tak dapat menerima obat dokter.
Olga tidak dapat menerima obat dari dokter lagi~indikafm.com
Olga tidak dapat menerima obat dari dokter lagi~indikafm.com

Dalam konferensi pers yang sama, manager Olga juga menjelaskan bahwa kondisi Olga yang sudah sangat parah, menyebabkan tubuh komedian tersebut menolak segala macam obat dari dokter untuknya. “Saat mau diusahakan sama dokter untuk menyelamatkan dia, ditambahin obat, dia sudah menolak. Dia benar-benar sudah menolak. Biasa dia kalau dalam keadaan apapun, dikasih sama dokter dia mau. Tapi ini memang dia sudah menolak. Ditambahin obat pun sama dokter dia memang nggak ada reaksi”

5. Kronologi meninggalnya Olga

Awalnya, Mak Vera yang sedang berada di Jakarta, ditelpon oleh pihak rumah sakit Mount Elizabeth, dan diminta agar segera datang. Kaget mendengar kabar tersebut, Mak Vera lalu menelpon Billy, adik Olga untuk sama-sama berangkat ke Singapura. Mak Vera bersama Billy dan dua saudaranya kemudian berangkat pukul 11:30 dari Jakarta, dan tiba di Singapura pukul 15:30. Setibanya di Singapura, Mak Vera, Billy dan 2 saudara Olga lainnya, langsung menuju rumah sakit, dimana telah hadir Ibu, Bapak, serta saudara-saudara Olga yang sudah berangkat sehari sebelumnya. Tiba pada waktu shalat Ashar, semua orang dikamar Olga sempat mengaji, ketika adzan Ashar selesai, dengan satu tarikan nafas Olga akhirnya diikhlaskan untuk meninggalkan raganya, dan diumumkan oleh pihak dokter telah meninggal dunia.

Iqbal Nugroho

Pria yang bernama Iqbal Haryadi putra bungsu dari clan Nugroho, berharap tulang rusukku kelak yang bisa merubah kebiasaan burukku perlahan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.