Pengacara RA Sebut 70 Persen Wanita Bookingan Di Kontak BBM RA Adalah Artis

Sebuah fakta baru kembali dilempar ke publik oleh pengacara Obbie alias RA, Pieter Ell. Dalam penuturannya, kuasa hukum RA tersebut kembali menyebutkan bahwa 70 persen wanita yang ada dalam kontak BBM Obbie merupakan artis yang tentu identitasnya disembunyikan oleh Obbie. Selain itu, Pieter Ell juga menegaskan bahwa yang mematok harga para artis tersebut ialah wanita bernama Adel, yang beberapa waktu lalu disebut-sebut sebagai otak kasus prostitusi ini.

Pengacara RA Sebut 70 Persen Wanita Di Kontak BBM Mucikari RA Adalah Artis ~ tribunnews.com
Pengacara RA Sebut 70 Persen Wanita Di Kontak BBM Mucikari RA Adalah Artis ~ tribunnews.com

Walau sempat dihapus oleh Obbie, rupanya nama-nama PSK yang terdapat dalam kontak messenger Obbie sudah sempat dicatat oleh pihak kepolisian. Dari data itu, pengacara RA menyatakan bahwa semua wanita yang terdapat dalam kontak tersebut adalah PSK. Lebih mengejutkannya lagi, rupanya pengacara RA membeberkan bahwa 70 persen wanita dikontak tersebut berprofesi sebagai artis, yang tentunya dapat di booking.

Banyak artis, 70 persennya artis. Cewek semua rata-rata. Enggak ada cowok. Untuk siapa-siapanya yang lebih tahu polisi” ujar Pieter Ell. Namun begitu, Obbie rupanya terbilang cukup pintar dalam menyembunyikan para ‘jualan’nya itu. Dari penuturan sang pengacara, ternyata para wanita yang dijajakan Obbie tidak saling mengenal satu sama lain serta profesi masing-masing.

Selain keterangan baru tersebut, Pieter juga kembali mengungkapkan fakta lain. Fakta tersebut menyebutkan bahwa harga dari para ‘jajanan’ ini diatur oleh wanita bernama Adel, yang belakangan ramai disebut-sebut sebagai otak prostitusi ini. “(Fee Obbie) tergantung kliennya. Misal AA yang matok ‘sekian’ itu bukan Obbie yang menentukan, tapi temannya Obbie, namanya Adel, yang mempertemukan dengan klien. Lalu, klien ini menentukan (harga), Adel ini yang menentukan dan negosiasi” pungkas Pieter. Adanya nama Adel ini tentunya kembali menggelintirkan sejumlah kemungkinan baru akan adanya beberapa nama lagi yang akan ikut terkuak seiring makin berkembangnya kasus ini.

Fahmi Sahru Ramadhan

Pengemis Intelektual, Coffee Lover and Hater at the same time...