Penuh Haru, Isi Buku Harian Anak Menteri Susi Kisahkan Perjuangan Saat Masa Susah Dulu

Kematian Panji Hilmansyah, putra menteri Susi menarik perhatian netizens. Bukan hanya karena kematian Panji Hilmansyah yang mendadak. Namun juga karena Panji dinilai sosok yang begitu hebat dan memberikan pengaruh besar pada karier Menteri Susi. Melalui buku hariannya, terungkap bagaimana berat perjuangan yang ia alami bersama sang ibu.

Buku harian ungkap perjuangan Panji Hilmansyah
Buku harian ungkap perjuangan Panji Hilmansyah

Mayor Jenderal Purnawirawan Sudrajat ditunjuk oleh Menteri Susi untuk membacakan sedikit isi buku harian Panji sesaat sebelum jenasah dikebumikan. Dengan menahan haru, Mayor Jenderal Purnawirawan Sudrajat membacakan bagaimana perjuangan Panji dan Menteri Susi ketika berpindah-pindah kota dan mengontrak rumah.

“Saya terkenang semasa hidup susah bersama ibu. Dulu saya masih kecil diajak ibu keliling dari Cirebon sampai Lampung menggunakan mobil pick up jelek,” isi buku harian tersebut, seperti yang dibacakan Sudrajat.

Suasana haru masih menyelimuti keluarga Menteri Susi
Suasana haru masih menyelimuti keluarga Menteri Susi

“Kami berpindah-pindah dari kota satu ke kota lainnya dan mengontrak rumah. Saat itu, saya diajak ibu berkeliling untuk mencari peluang usaha,” lanjutnya, seperti dilansir Kompas.

Panji diistirahatkan di gedung Uyeng, Dusun Karang Gedang, Desa Babakan, Pangandaran, Jawa Barat. Prosesi pemakaman sosok berpengaruh dalam Susi Air tersebut dihadiri seluruh keluarga dan dibuat tertutup dari sorotan media.

Aluna Nayaka

My formula of living is quite simple. I get up in the morning and I go to bed at night. In between I occupy myself as best as I can.