Penuh Kekerasan dan Seksualitas, Video Klip Terbaru Rihanna Diboikot

Video klip terbaru artis asal Barbados, Rihanna yang bertajuk B***h Better Have My Money diboikot oleh salah satu perusahaan travel raksasa dunia, KUONI. KUONI menarik diri mereka dari pihak sponsor untuk video klip lagu Rihanna tersebut karena penuh dengan unsur seksualitas, kekerasaan, pronografi dan ketelanjangan yang sulit diterima orang banyak.

video klip terbaru Rihanna Diboikot oleh perusahaan travel yang semula mendukungnya karena penuh dengan muatan seksualitas dan kekerasan~www.youtube.com
video klip terbaru Rihanna Diboikot oleh perusahaan travel ~www.youtube.com

Video klip Rihann ayang bertajuk B***h Better Have My Money ini memang sarat akan kontroversi. Darah, kekerasan dan adegan seksual dipergakan dengan jelas di video yang sudah menyedot jutaan penonton sejak rilisnya pada pekan kemarin. Selain suara merdu Rihanna, yang jadi perhatian tentu isi video klip ini sendiri.

Di video tersebut, Rihanna tampak sedang menculik seorang wanita dan menyumpal mulutnya dengan lakban di atas sebuah boat. Mantan kekasih Leonardo DiCaprio ini lantas menembakkan sebuah pistol di angkasa. Rihanna juga menelanjangi wanita tersebut dan melakukan penyiksaan seksual terhadapnya. Video klip ini ditutup dengan Rihanna yang telanjang dada berguling diatas tumpukan uang dengan darah yang membanjiri tubuh polosnya.

Semua kontent tersebut ternyata mendapat pro dan kontra dari banyak pihak. Selain di dukung, Rihanna juga mendapat boikot dari perusahaan yang awalnya ingin menjadi sponsor atau pendukung karya barunya tersebut. KUONI merasa kontent video klip Rihanna ini akan menciderai imej perusahaan mereka yang merupakan salah satu travel agent terbesar di negri paman Sam tersebut.

“Ini (video klip Rihanna) bukanlah sesuatu yang kami cari. Ini bukanlah hal yang kami inginkan menjalin suatu hubungan dengan perusahaan kami. Karena itu, kami mencabut iklan dan dukungan dari video ini” ujar juru bicara perusahan KUONI, Chris Sonne. Boikot dari KUONI ini ternyata mendapat dukungan dari banyak pihak terutama mereka yang concern akan masalah anak dan pendidikan dan tak ingin geenerasi muda melihat video terbaru Rihhana ini.

Yuyun Nurhidayati Amalia

A woman who devote her life as a reader, observer, long life learner, film enthusiast and the avid fan of conspiracy theory.