Penyanyi Ini Sebut Katy Perry Sebagai Tukang Bully Yang Sombong

Penyanyi Ryn Weaver menyebut Katy perry sebagai sosok yang sombong dan suka membully dirinya. Nama Ryn Weaver mungkin tak setenar Katy Perry. Namun penyanyi ini mengklaim sudah lama mengenal dan berteman dengan Katy Perry. Namun Weaver juga menyebut bahwa dia diperlakukan tidak baik oleh pelantun The One That Got Away ini.

Penyanyi Ryn Weaver sebut artis dan penyanyi cantik Katy Perry sebagai tukang bully yang sombong~ jezebel.com
Penyanyi Ryn Weaver sebut Katy Perry sebagai tukang bully yang sombong~ jezebel.com

Komentar pedas Weaver ini konon disbeut hanya mencari sensasi saja. Ini karena Weaver yang sepertinya pertama kali menyerang sosok Katy Perry. Weaver pernah menulis Tweet yang menyebutkan bahwa katy adalah boneka yang dibayar mahal oleh Hilary Clinton untuk mendukungnya maju sebagai calon Presiden Amerika.

Weaver pun kontan dibully oleh fans Katy Perry. Tak mau disalahkan Weaver lantas menghapus tweet tersebut. Namun Weaver justru berkuar di Gigwise dengan mengatakan bahwa Katty Perry adalah orang yang suka membully dan juga kasar. Tak hanya itu Weaver mengklaim bahwa Katy telah bersikap sangat sombong padanya.

Mengaku berteman lama dengan Katy, Weaver mengklaim dicueki oleh sang penyanyi saat di ajang Coachella 2015 yang lalu. Menurut Weaver, dirinya tak pernah dianggap jika sedang bicara dengan Katy. Tak hanya itu didepan teman-temanya, Katy menyebut bahwa Weaver adalah seorang yang selalu mengekor dirinya.

“Setaip aku mulai bicara dia memalingkan muka lalu berkata ‘kamu denger suara ga?’ dengan matanya melirik padaku. Hal ini terjadi setiap aku mencoba bicara. Kita sudah berteman, tapi di sepanjang malam itu? Kemudan Drake datang menemui dan seluruh mata seolah melihat ke arah kami. Dan saat aku menyadari itu, dia berpose dan dengan santainya berkata ‘ si Ryn Weaver itu sangat terobsesi padakau’ didepan orang banyak” ujar Ryn Weaver menceritakan ihwal kekesalnya pada Katy Perry.

Yuyun Nurhidayati Amalia

A woman who devote her life as a reader, observer, long life learner, film enthusiast and the avid fan of conspiracy theory.