Peran Lintas Gender Jadi Tantangan Film Baru Adipati Dolken

Seorang aktor tentunya harus siap mendalami berbagai macam karakter yang dituntut dalam sebuah film. Adipati Dolken sudah merasakannya sendiri, dalam filmnya yang berjudul ‘3 Dara’ Adipati harus rela memerankan peran sebagai lelaki kemayu. Memerankan tokoh Djay dalam film tersebut, hal ini rupanya memberikan tantangan baru bagi Adipati yang namanya melejit lewat film Perahu Kertas.

Peran Lintas Gender Jadi Tantangan Film Baru Adipati Dolken~showbiz.liputan6.com
Peran Lintas Gender Jadi Tantangan Film Baru Adipati Dolken~showbiz.liputan6.com

Diakui oleh Adipati, ini merupakan pertama kalinya ia memerankan peran lintas gender, “Iya merasa terpancing untuk memerankan karakter ini karena ini baru pertama kali juga buat gue” ucap Adipati. Adipati bahkan menjelaskan bahwa ia telah mempersiapkan diri untuk peran ini, dengan memperhatikan kebiasaan wanita saat sedang berbicara, tak lupa gesture dan juga ekspresi wanita tersebut tak lepas dari observasi Adipati.

Lebih lanjut, Adipati menyebutkan bahwa dirinya sama sekali bukan tipe aktor yang pilih-pilih peran, “Gue menerima karakter apa aja, gue juga ga mematokkan karakter apapun. Misalkan gue mendapatkan tawaran main film gue ga akan terlalu berfikir keras, terima aja” sambungnya. Hal ini tentunya membuat Adipati harus lebih mengeksplor kemampuannya, dikarenakan tuntutan film yang ia terima tanpa tebang pilih.

Poster film 3 dara~bintang.com
Poster film 3 dara~bintang.com

Selain Adipati, ternyata terdapat 2 nama aktor lainnya yang ikut berpartisipasi dalam film ini, antara lain Tora Sudiro dan Tanta Ginting, yang masing-masing memerankan tokoh Affandy dan juga Richard. Keduanya juga sama-sama harus memerankan peran lintas gender ini sesuai dengan judul film ‘3 Dara’. Film ini sendiri menceritakan 3 orang lelaki yang terkena semacam kutukan dari perempuan yang digoda ketiganya. Sebagai akibat, Adipati cs pun menjalani hidup dengan memiliki kebiasaan-kebiasaan seperti layaknya seorang wanita.

Fahmi Sahru Ramadhan

Pengemis Intelektual, Coffee Lover and Hater at the same time...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.