Perankan Karakter ‘Hannah Montana’, Miley Cyrus Krisis Kepercayaan Diri

Miley Cyrus yang merupakan sosok gadis manis yang memerankan sosok Hannah di serial ‘Hannah Montana kini sudah tumbuh dewasa. Bahkan dirinya telah berhasil mengeluarkan beberapa lagu yang sempat menjadi hits di kalangan anak muda.Namun diakui oleh Miley sendiri, saat dirinya memerankan karakter gadis kecil berambut blonde tersebut diakuinya bukanlah ia yang sebenarnya. Miley pun sempat mengalami krisis ketidakpercayaan diri.

Perankan Karakter 'Hannah Montana', Miley Cyrus Krisis Kepercayaan Diri - liputan6.com
Perankan Karakter ‘Hannah Montana’, Miley Cyrus Krisis Kepercayaan Diri – liputan6.com

“Sejak aku berusia 11 tahun, mereka selalu bilang, ‘Kau adalah bintang pop! Kau harusnya berambut pirang dan panjang’. Sementara itu, aku adalah anak kecil yang rapuh, yang harus berperan sebagai gadis berusia 16 tahun dengan rambut palsu dan make up,” ujar Miley kepada situs media online.

Miley pun mengaku karena karakter tersebut ia terbentuk menjadi sosok bukan dirinya. Alhasil ia pun terserang sindrom Body Dysmorphic Disorder (BDD). BDD adalah sejenis penyakit mental kronis yang membuat penderitanya terobsesi terhadap penampilan dan citra tubuhnya.

“Aku dibentuk menjadi sosok yang bukan aku, yang lantas membuatku terserang body dysmorphia karena aku dibentuk menjadi sosok yang cantik untuk waktu yang cukup lama. Dan ketika aku tak lagi bermain di acara tersebut, aku merasa, ‘Ya ampun, siapa ini?'” tutur pelantus Wrecking Balls tersebut.

Namun hal tersebut tak terlalu ia alami, ia pun akhirnya menemukan jati diri yang sesungguhnya.

“Aku mungkin tak akan pernah menjadi ikon dari kecantikan tradisional kecuali mereka mau sosok pengisap ganja sepertiku. Tapi mimpiku bukan menjual lip gloss. Mimpiku untuk menyelamatkan dunia,” ujar Miley.