Perkenalkan! Indische Party, Band Indonesia Yang Akan Rekaman Di Abbey Road

Tak ada musisi yang tak mengenal Abbey Road. Nama Abbey Road selain dikenal sebagai nama jalan legenda di Inggris karena pernah menjadi salah satu nama album The Beatles, juga dijadikan sebagai salah satu studio rekaman paling terkenal di dunia, yakni Abbey Road Studio. Tentu semua musisi dari seluruh penjuru dunia sangat mengimpikan karya mereka bisa terlahir disana, namun rupanya sebuah band indie asal Indonesia beruntung bisa tembus ke Abbey Road Studio.

Indische Party, Band Indonesia Yang Akan Rekaman Di Abbey Road ~ djarumcokelat.com
Indische Party, Band Indonesia Yang Akan Rekaman Di Abbey Road ~ djarumcokelat.com

Adalah Indische Party, sebuah band indie asal Jakarta. Indische Party bukan pendatang baru di dunia musik Indonesia. Para personelnya, Japs (vokal), Kubil (gitar), Tika (drum) dan Iyo (bass), sudah pernah bermusik sebelumnya. Bahkan empat orang pemuda-pemudi asal IKJ ini sempat merasakan masa-masa keemasan musik indie tanah air.

Prestasi ini bermula dari iseng-iseng mereka mengikuti pemilihan yang diadakan Converse Rubber Tracks, sebuah komunitas studio rekaman profesional yang setiap tahunnya membuka kesempatan kepada segala band dari penjuru dunia untuk menggunakan salah satu dari studio mereka dengan gratis apabila terpilih.

Dan pada Juli 2015 lalu Indische Party menerima email resmi berisi pemberitahuan mengenai terpilihnya mereka untuk berangkat menuju sesi rekaman bersama Converse Rubber Tracks. Seluruh personil Indische Party akan melakukan sesi rekaman selama dua hari pada 21-22 September 2015 di Abbey Road Studios di London, Inggris.

Jika di Abbey Road nanti mereka akan bekerja sama dengan produser dan sound engineer kenamaan Alan O’connell yang pernah bekerja sama dengan nama-nama kondang seperti Mark Ronson, Paul Epworth Erol Alkan, Bruno Mars, The Vaccines, Placebo, Duran Duran, Metronomy, Klaxons, The Future Heads, The Rapture, The Big Pink dan lain-lain.

Indische Party sendiri berawal dari persahabatan keempat personilnya saat mereka berkuliah Institut Kesenian Jakarta (IKJ). Terbentuk pada 2011 lalu, mereka mengusung musik era 1960-an bergenre Rhythm & Blues, Rock dan Pop. IKJ memang sempat mendapat sebutan School of Rock dari majalah Rolling Stone Indonesia saking banyaknya band indie yang diproduksi di sana.

Sementara itu, Indische Party telah meluncurkan tiga single andalan Waiting For YouHey Girl, dan Sepedayang termasuk ke dalam album debut mereka pada 2013 lalu melalui label rekaman Demajors Independent Music Industry (DIMI).

Nur Wahyuni Utami

a girl who loves get lost in books, loves watching people and busy having fun in front of monitor. Coffee enthusiast.