Perseteruan Berlanjut, Farhat Abbas Tuntut Ahmad Dhani Rp 60,5 Miliar

Kasus pelecehan nama baik yang melibatkan Farhat Abbas melawan Ahmad Dhani dan pengacaranya, Ramdan Alamsyah rupanya belum usai. Meski pada persidangan sebelumnya, baik Farhat Abbas dan Ahmad Dhani telah berpelukan menandakan telah berdamai, namun hal serupa tidak berlaku pada kasus hukum yang melibatkan mereka.

Perseteruan Berlanjut, Farhat Abbas Tuntut Ahmad Dhani Rp 60,5 Miliar ~ suara.com
Perseteruan Berlanjut, Farhat Abbas Tuntut Ahmad Dhani Rp 60,5 Miliar ~ suara.com

Dan kini, persidangan kembali digelar. Kali ini giliran Farhat Abbas yang menghadirkan saksi Tasman Gultom selaku Ketua Bidang Pembelaan Profesi Peradi. Dalam gugatannya, Farhat menuntut uang sebesar Rp60,5 miliar masing-masing kepada Ramdan dan Dhani atas dugaan pelecehan profesinya. Mantan suami Nia Daniati itu pun optimis berada di pihak yang benar.

“Hari ini sidang guagatan perdata terhadap Dhani dan Ramdan. Ramdan baru dilantik 3 November 2015. Sebelumnya ilegal, karena ilegal dia harus tahu diri,” kata Farhat Abbas di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Kamis (26/11/2015).

“Advokat tidak boleh berlawanan dengan Undang-Undang dan harus menghormati hukum. Kalau menghina, berarti dia melanggar sesama advokat,” terangnya.

Sebagai sesama pengacara, Farhat ingin memberikan pelajaran khusus kepada Ramdan Alamsyah yang dianggap melecehkan permintaan maafnya kepada Dhani. Apalagi Farhat merasa berkapasitas sebagai pengacara Maia Estianty ketika terjadi perang tweet dengan Dhani.

“Kan kasusnya itu pokoknya Dhani yang melaporkan, Ramdan kan mengoceh. Mereka ngomong terus, dan berakibat kata berbalas kata. Tapi malah Ramdan bilang kita dihina. Padahal faktanya dia (Dhani) memang (menyebabkan Dul) menabrak tujuh orang,” tandas Farhat Abbas.

Seperti yang ramai diberitakan, Farhat Abbas menggugat Ahmad Dhani dan kuasa hukumnya, Ramdan Alamsyah lantaran merasa dilecehkan atas permintaan maafnya dalam kasus pencemaran nama baik Ahmad Dhani. Farhat merasa dirugikan atas tanggapan nyeleneh Dhani dan Ramdhan. Ia merasa dirugikan secara perdata dengan landasan hukum Pasal 17 UU RI No. 39 Tahun 1999 tentang Hak Memperoleh Keadilan.

Nur Wahyuni Utami

a girl who loves get lost in books, loves watching people and busy having fun in front of monitor. Coffee enthusiast.