Polisi Dinilai Lambat Tangani Kasusnya, Fabioli De Oliveira Menangis

Bintang muda Fabioli De Oliveira tak mampu menahan tangis sedihnya saat merasa pihak kepolisian lambat menangani kasus penyiraman air keras yang terjadi padanya. Dengan didampingi oleh ibunda tercinta, Fabioli kembali mendatangi Polsek Palmerah untuk mengetahui perkembangan kasus penyiraman air keras yang menimpanya.

Artis Fabioli De Oliviera disiram air keras dan merasa polisi lamban tangani kasusnya hingga membuat gadis muda ini menangis sedih~www.youtube.com
Artis Fabioli De Oliviera disiram air keras dan merasa polisi lamban tangani kasusnya ~www.youtube.com

Namun sayang, pesinetron muda ini kembali harus menelan kekecewaanya. Ini karena hingga kini pihak yang berwajib belum bisa menemukan titik terang siapakah tersangka kasus penyiraman air keras padanya. Fabioli tentu tak mampu membendung air matanya karena setelah 6 bulan berlalu hingga kini, kasus yang dialaminya sepertinya tengah jalan di tempat saja.

Dengan didampingi ibunda, Fabioli pun memohon agar pihak yang berwajib agar segera mengusut tuntas kasus yang membuatnya trauma serta terluka secara fisik ini. “Buat para polisi saya mohon banget cepet-cepet cari itu pelakunya, soalnya saya sakit selama 6 bulan sampai sembuh sekarang itu masih banyak yang dilakuin. Saya masih harus operasi juga” tutur Fabioli sambil berurai air mata dan tak mampu melanjutkan ucapanya.

Pihak kepolisian sendiri mengatakan mereka masih terus berusaha untuk mengungkap kasus penyiraman air keras yang terjadi pada gadis muda ini. Namun pihak kepolisan berdalih mereka belum menemukan cukup bukti untuk menjerat tersangka atas kasus tindak penganiyaan ini. Namun begitu, mereka menjamin akan terus mengusut kasus ini dengan melanjutkan memeriksa saksi-saksi yang ada.

“Dari beberapa saksi sudah kami periksa tapi belum satu pun yang dapat diarahkan sebagai tersangka karena belum cukup bukti. Kami akan periksa kembali beberapa saksi untuk menggali info yang mungkin berguna dalam pengungkapan kasus ini,” tutur Kapolsek Palmerah, Kompol Darmawan beberapa waktu yang lalu.

Yuyun Nurhidayati Amalia

A woman who devote her life as a reader, observer, long life learner, film enthusiast and the avid fan of conspiracy theory.