RA Kenalkan Sosok Adel Sebagai Otak Kasus Prostitusi Artis

Setelah mengungkapkan adanya sosok sang penjaja seks baru dikalangan artis selain inisial AA, RA alias Obbie kembali membuat sebuah pengakuan mengejutkan terkait adanya sosok yang diduga sebagai otak dalam kasus prostitusi artis ini. Diungkapkan oleh sang pengacara, Pieters Ell, sosok Adel merupakan orang yang selama ini meminta RA untuk mencarikan ‘target’ untuk dijajakan.

RA Perkenalkan Sosok Adel Sebagai Otak Kasus Prostitusi Artis ~ liputan6.com
RA Perkenalkan Sosok Adel Sebagai Otak Kasus Prostitusi Artis ~ liputan6.com

Jadi bukan RA yg menawarkan para wanita ini. Tapi RA hanya diminta oleh Adel” ujar Pieters. “Adel itu yang meminta klien saya untuk mencarikan target” lanjutnya lagi. Dalam keterangan berikutnya, Pieters juga menyebutkan bahwa Adel memiliki koneksi yang cukup luas dikalangan para pejabat dan juga pengusaha-pengusaha kaya, sehingga tak heran tarif serta bookingannya terasa mahal.

Sayangnya, Pieters masih belum mengetahui terkait apakah sosok Adel ini akan diperiksa sebagai tersangka ataukah saksi semata, “Yang lebih tahu penyidik. Apakah dia (Adel) diperiksa sebagai saksi atau tersangka. (RA) bukan mucikari karena yang meminta artis dan inisiatif harga itu dari si Adel” terangnya lagi. Lebih lanjut, rupanya terdapat nama ‘Adel’ lainnya yang sempat diketahui dari penuturan RA, “Ada beberapa Adel-Adel lainnya. Adel ini kan baru ketemu setelah lama. Makanya pas malam itu ada transaksi” imbuh Pieters.

Terakhir, Pieters mengungkapkan bahwa jika sosok Adel diperlukan untuk penyidikan, pihak polisi tentunya akan memanggil pemilik nama Adel ini. “Jika memang dibutuhkan (sosok Adel), penyidik akan memanggilnya” pungkasnya. Walau begitu, belum diketahui apa pekerjaan sebenarnya dari si Adel ini, namun yang pasti dengan adanya keterangan ini, bertambah lagi satu fakta dibalik kasus prostitusi artis ini.

Fahmi Sahru Ramadhan

Pengemis Intelektual, Coffee Lover and Hater at the same time...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.