Rayakan 30 Tahun Karir Musik, Ruth Sahanaya Rils Buku Biografi

Tepat tahun ini, tahun 2015 merupakan tahun ke-30 suara emas sang diva pop Ruth Sahanaya mewarnai belantika musik Tanah Air. Momen perayaan tersebut tidak mau ia lewatkan begitu saja, tanpa ada hal yang istimewa, maka untuk menandai tiga dekade telah berkecimpung di dunia musik, wanita yang akrab disapa Uthe ini meluncurkan sebuah buku biografi pada Minggu kemarin di kawasan Kemang, Jakarta.

Ruth Sahanaya. ~ tribunnews.com
Ruth Sahanaya. ~ tribunnews.com

Atas permintaannya sendiri, buku biorgarfi tesebut diberi berjudul Tiga Kali Sepuluh dan ditulis oleh sahabatnya sendii yang juga merupakan presenter Tamara Geraldine. Sedangkan ide untuk menerbitkan biografi berasal dari sang suami, Jeffry Waworuntu. ’’Awalnya, saya nggak pede,’’ ujanya. Pelantun hits Kaulah Segalanya itu sebenarnya tidak yakin bahwa dirinya bisa menjadi sumber inspirasi orang-orang melalui buku tersebut.

Ditemani dengan suami dan sahabatnya, Tamara Geraldine saat perilisan buku. ~ liputan6.com
Ditemani dengan suami dan sahabatnya, Tamara Geraldine saat perilisan buku. ~ liputan6.com

Ketika mulai yakin, ibu dua ankak ini belum menemukan penulis yang cocok untuk bukunya. Sedangkan saat memutuskan menjadikan Tamana Geraldine sebagai penulisnya, itu ketika tidak senagaja bertemu di acara ulang tahun Yuni Shara. Dari situlah kemudian keduanya membicarakan rencana pembuatan buku untuk Uthe. “Eh ternyata cocok dan sama-sama siap untuk membuat,” akunya.

Ruth Sahanay luncurkan sebuah buku biografi. ~ liputa6.com
Ruth Sahanay luncurkan sebuah buku biografi. ~ liputa6.com

Buku biografii tersebut menceritakan berbagai kisah yang pernah dialami oleh Uthe. Mulai dari kisah saat pertama kali ia menginjakkan kaki di dunia musik, menjalin kasih dengan Jeffry hingga perselisihannya dengan Erwin Gutawa yang hingga saat ini belum tuntas. Namun, ada hal lucu dari perilisan buku tersebut, hingga saat ini ia sama sekali belum berani membacanya. Baginya, buku itu pasti akan menyita emosi dan air matanya. Dia merasa perlu waktu khusus untuk membacanya. “Sampai sekarang sih belum siap,” tuturnya.

Sementara itu, penulisan buku biografi tersebut hanya memakan waktu satu bulan. Semua itu sudah termasuk mencari ide, mengumpulkan bahan, dan observasi. Untungnya, si penulis Tamara sudah mengenal Ruth dengan sangat baik. Dengan demikian, tidak ada kendala yang berarti selama ia menuliskan kisah hidup salah satu anggota 3 Diva tersebut.

Nur Wahyuni Utami

a girl who loves get lost in books, loves watching people and busy having fun in front of monitor. Coffee enthusiast.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.