Sejarah Hari Ini: Kronologi Tewasnya Kurt Cobain Pada 5 April 1994

5 April 1994, mendung hitam menaungi dunia musik pada umumnya, dan genre musik grunge pada khususnya. Tepatnya pada hari ini, sosok legendaris idolah ratusan juta orang diseluruh dunia, Kurt Cobain diperkirakan tewas asecara tragis di rumahnya sendiri. Dan tanggal 5 April 1994 akan selalu diingat sebagai hari terburuk dalam sejarah musik dunia.

Kurt Cobain meninggal dunia hari ini
Kurt Cobain meninggal dunia hari ini, 5 April 1994~www.billboard.com

Meski begitu, hingga kini kehidupan Kurt masih menarik untuk dibahasa. Terbukti film dokumenter mengenai dirinya “Montage of Heck” diangkat secara luas dan mendapat sambutan positiv dari banyak orang. Karya-karyanya seperti “Smells Like Teen Spirit”, “The Man Who Sold the World”,  “Dumb” dan lain-lain, juga masih menjadi lagu favorit yang didengarkan banyak orang hingga kini.

Kurt Cobain ditemukan tewas dengan kondisi yang sangat memprihatinkan. Jenazah Kurt pertama kali di kediamanya yang terletak di Lake Washington Boulevard East di Seattle, Washington. Yang memprihatinkan, Jenazah Kurt seprtiya ditemukan tiga hari pasca kematianya. Artinya, orang baru menemukan jenazah Kurt pada tanggal 8 April 1994 di kediamanya tersebut.

Kronologi kematian Kurt berawal saat pentolan Nirvana ini didiagnosa dokter dengan bronkhitis dan laringitis pada 1 Maret 1994. Kurt sempat terbang ke Roma untuk mendapatkan pengobatan disana. Dikarenakan khawatir akan kondisi suaminya, Courtney Love menyusul terbang ke Roma pada tanggal 3 Maret 1994.

Kesokan harinya, Courtney terbangun dan menemukan sang suami dalam kondisi overdosis akibat konsumsi champagne dan Rohypnol yang berlebihan. Courtney segera memanggil bantuan dan Kurt langsung dibawa ke rumah sakit setempat. 5 hari kemudian, Kurt diperbolehkan pulang ke Seattle. Courtney Love mengklaim itulah kali pertama sang suami menunjukkan indikasi ingin bunuh diri.

Kurt cobain bersama  Courtney Love dan Putrinya
Kurt cobain bersama istrinya, Courtney Love dan Putrinya, Francess~www.dailylife.com.au

Depresi Kurt semakin menjadi dan dia membuat panik Courtney dengan mengunci diri di kamarnya, dan menunjukkan tanda ingin bunuh diri lagi. 18 Maret 1994, Courtney menelpon kepolisian Settle, memberi tahu bahwa suaminya mengunci diri di kamarnya dan menunjukkan indikasi ingin mengakhiri hidupnya sendiri. Polisi tiba dan menemukan Kurt dengan obat-obatan dan sepucuk pistol di tanganya. Saat ditanyai oleh Polisi, Kurt membantah ingin bunuh diri. Dia hanya sedang bertengkar dengan Courtney dan ingin bersembunyi darinya.

Pada tanggal 25 maret 1994, Courtney mengumpulkan orang terdekat Kurt untuk membahas ketergantunganya terhadap obat-obatan, depresinya dan kebiasaan marahnya yang mulai tak terkendali. Tersinggung dengan perbuatan istri dan para sahabatnya, Kurt mengamuk dan akhirnya memilih untuk mengunci diri di kamar atas kediamnya. Namun akhirnya, Kurt setuju untuk mengikuti program Detox sebagai langkah awal rehabilitasi yang harus dilakoninya.

30 Maret 1994, Kurt datang ke Exodus Recovery Center di Los Angeles, California. Sayangnya, para staff medis hanya mengetahui Kurt bermasalah dengan obat-obatan dan tidak tahu sejarah depresi yang justru lebih mengancam hidupnya. Dipusat rehabilitasi tersebut, Kurt tampak normal dan baik-baik saja. Dia bercerita banyak menganai masalah obat yang dialaminya, dan bermain gembira dengan putrinya, Francess. Itulah kali terakhir Kurt terlihat bersama sosok putri tercintanya tersebut.

Keesokan malam, Kurt minta izin keluar untuk merokok dan menghirup udara segar. Syangnya, staf medis kecolongan begitu Kurt memutuskan untuk melompati pagar setinggi 6 kaki yang mengelilingi pusat rehabilitasi tersebut. Kurt kemudian memanggil taksi dan menuju airport lalu terbang ke Seattle pada malam itu juga. Di pesawat, dia duduk bersebalahn dengan bassist Guns N Roses, Duff McKagan. Meski Kurt memiliki history yang buruk dengan AXL Rose, namun dia tak menutupi kegembiraanya saat bertemu McKagan. Begitupun sebaliknya. Namun McKagan mengaku langsung melihat ada yang tak beres dengan Kurt yang duduk disebelahnya saat itu.

Pihak keluarga yang dihubungi oleh pusat rehabilitasi di Los Angeles, kalang kabut karena di Seattle pun, Kurt ternyata tidak pulang ke rumah. Tanggal 2 dan 3 April 1994, sosok Kurt terlihat di beberapa tempat di Seattle. Khawatir, Courtney Love lantas menyewa detektif swasta, Tom Grant untuk mencari keberadaan Kurt. Kurt tak terlihat lagi pada tanggal 4 April 1994 dan tanggl 7 April, tersebar rumor bahwa Nirvana telah bubar.

penghormatan terakhir untuk Kurt Cobain oleh ribuan fans
penghormatan terakhir untuk Kurt yang dihadiri oleh ribuan fans~draainyoou.tumblr.com

8 April 1994, seorang petugas listrik dari VECA Electric bernama Gary Smith, datang ke rumah peristirahatan Kurt yang ada di Lake Washington Blvd. Gary rupanya ditugaskan untuk memasang kamera security di kediaman Kurt tersebut. Gary mengaku melihat Kurt telentang dengan darah yang keluar dari telinganya. Gary sempat menyangka Kurt hanya tidur atau pingsan, hingga dia menyadari adanya pistol di bawah dagunya dan sebuah surat untuk teman khayalanya yang bernama Boodah.

Salah satu monumen mengenang Kurt Cobain
Salah satu monumen untuk mengenang sosok Kurt Cobain~cloudfront.net

Otopsi yang dilakukan pada jenazah Kurt menemukan kandungan heroin dan diazepam dalam konsentrasi tinggi di darah dan tubuhnya. Pihak forensik mengumumkan bahwa Kurt diperkirakan telah tewas sejak tanggal 5 April 1994. Tanggal 10 April 1994, dilakukan penghormatan umum terhadap jenazh Kurt yang disemayamkan di Settlle Center. Iringan air mata, ucapan bela sungkawa tak henti hentinya ditujukan untuk Kurt dan keluarganya pada hari itu. Jenazah Kurt kemudian dikremasi dan abunya ditaburkan oleh putrinya di McLane Creek, Olympia pada 31 Mei 1999.

Yuyun Nurhidayati Amalia

A woman who devote her life as a reader, observer, long life learner, film enthusiast and the avid fan of conspiracy theory.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.