Sejarah Hari Ini:Mengenang Chrisye dan 8 Karya Terbaiknya

8 tahun lalu tepat pada tanggal 30 maret 2007, bangsa Indonesia kehilangan sosok musikus jenius yang pernah ada. Chrismansyah Rahardi yang lahir dengan nama Christian Rahardi atau yang lebih dikenal dengan nama Chrisye, tutup usia tepat pada hari ini 8 tahun yang lalu. Chrisye yang disebut sebagai salah satu musisi terbaik di Indonesia versi Rolling Stone Indonesia ini akhirnya menyerah dengan kaker paru-paru yang dideritanya.

8 tahun meninggalanya almarhum Chrisye
Mengenang 8 tahun meninggalanya almarhum Chrisye~malesbanget.com

Lahir di Jakarta pada tanggal 16 September 1949, Chrisye mengawali karir sebagai anggota band kampusnya di Universitas Kristen Indonesia, Sabda Nada. Karakter suara Chrisye yang unik dan merdu plus kemampuanya untuk menyanyi nyaris sama seperti penyanyi aslinya, membuat banyak orang takjub dan tercengang. Sempat bertahan lama dengan bandnya, Chrisye akhirnya mendapat kesempatan bersolo karir dengan membawakan lagu fenomenalnya, “Lilin-Lilin Kecil”.

Sejak saat itu, Chrisye semakin menunjukkan eksistensi dan bakat mumpuninya sebagai musisi solo dengan suara yang tiada duanya. Album “Jurang Pemisah” menjadi debut Chrisye di dunia musik Indonesia. Dan Chrisye seolah tak henti untuk membuat orang takjub dengan berbagai karya jeniusnya sejak saat itu. “Badai Pasti Berlalu”, “Cintamu T’lah Berlalu”, “Kala Cinta Menggoda” dan masih banyak lagi mahakarya Chrisye yang masih sangat cocok didengarkan bahkan hingga kini.

Saat peta dunia musik Indonesia berganti dengan munculnya penyanyi muda dan band-band beraliran pop, Chrisye masih terus bersinar dan membahana. Chrisye pun menciptakan proyek kolaborasi dengan sederet penyayi juniornya seperti Sophia Latjuba (Kangen), Ahmad Dhani (Jika Surga Dan neraka Tak Pernah Ada), Ungu (Cinta Yang Lain), dan Peterpan (Menunggumu).

Sayangnya kondisi Chrisye yang seorang perokok berat semenjak muda, membuatnya mengalami ganguan kesehatan serius ketika memasuki usia senja. Chrisye sering mengalami sakit daan keluar masuk rumah sakit akibat penyakit kanker paru-paru yang dideritanya. Seolah memiliki firasat, Chrisye kerap kali menciptakan lagu bertemakan religi dan penyerahan diri kepada yang maha Kuasa ketika kondisi kesehatanya terus menurun.

Salah satunya yang terkenal adalah “Ketika Tangan dan Kaki Bicara” yang seolah menjadi soundtrack ketika ada bencana dan meninggalnya pesohor di negri ini. Dan akhirnya 30 maret 2007, Chrisye menyudahi perjuanganya melawan kanker yang menggerogoti paru-parunya. Chrisye dikebumikan dengan isak tangis seluruh bangsa Indonesia di Pemakaman Umum Jeruk Purut, Jakarta Selatan.

Dan berikut ini Beranda telah mengumpulkan 8 klip dari lagu-lagu terbaik Chrisye untuk mengenang 8 tahun berpulangnya sang legenda.

Lilin Lilin Kecil

Badai Pasti Berlalu

Pergilah Kasih

Kala Cinta menggoda

Seperti yang kau Minta

Andai aku bisa

Ketika tangan dan Kaki Bicara

Cintamu t’lah berlalu

Yuyun Nurhidayati Amalia

A woman who devote her life as a reader, observer, long life learner, film enthusiast and the avid fan of conspiracy theory.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.