Selamat Jalan Sang Legenda Musik Pop Indonesia, Rinto Harahap

Berita duka cita kembali menggelayuti dunia hiburan Indonesia. Pasca meninggalnya komedian srimulat Djujuk, kini dunia entertainment Indonesia kembali digelayuti mendung hitam atas meningglanya sang legenda musik pop, Rinto Harahap. Penyanyi legendaris yang telah mengorbitkan banyak poenyanyi hebat di Indonesia ini meninggal akibat penyakit kanker dan stroke yang dideritanya, Senin malam waktu Singapura.

Rinto Harahap berpulang ~http://www.tempo.co
Rinto Harahap, sang legenda musik Indonesia berpulang ~http://www.tempo.co

Rinto Harahap memang telah terkena komplikasi beberapa penyakit sejak beberapa tahun lalu. Bahkan beberapa bulan terakhir, kondisi ayah dari penyanyi dan artis cantik Cindy Claudia Harahap ini semakin memburuk. Rinto dikabarkan susah berbicara dan makan akibat penyakit yang dideritanya. Karena itu, Rinto kemudian diterbangkan ke Singapura untuk mendapatkan perawatan yang intensif di RS Mounth Elisabeth, Singapura. Namun takdir berkehendak lain, penyanyi bersuara emas ini akhirnya menyerah kepada penyakitnya dan meninggal Senin malam pukul 21:45 waktu setempat.

Menurut Kolega musikus Rinto Harahap, Willy Abdullah, lamarhum meninggal dengan tenang dan dikelilingi oleh orang-orang yang mencintainya. “Kakak-adik dan keluarga inti Om Rinto datang semua,” kata Willy. Istri Rinto, Lily Kuslolita, serta ketiga putri musikus kenamaan ini selalu setia mendampingi Rinto hingga sang pelantun lagu “Ayah” ini menghembuskan nafas terakhirnya.

Sebelum diterbangkan ke Singapura, Rinto sebelumnya sempat dirawat di 6 rumah sakit berbeda di Jakarta. “Beliau sudah dirawat di enam rumah sakit yang berbeda,” kata Willy lagi. Rinto sendiri merupakan seorang legenda musik Indonesai yang sulit ditemukan tandinganya hingga kini. Beliau memulai karirnya dengan mendirikan grup musik The Mercy’s bersama Charles Hutagalung dan Reynold Panggabean. Karirnya sangat melejit saat itu dan disebut sebagai saingan berat Koes Plus dimasanya. Menurut kabar, jenzah penyanyi ini akan dibawa pulang ke Indonesaia Selasa pagi dan akan disemayamkan di di rumah duka JL. Bango 2 No 22 Pondok Labu, Jakarta Selatan.

Yuyun Nurhidayati Amalia

A woman who devote her life as a reader, observer, long life learner, film enthusiast and the avid fan of conspiracy theory.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.