Shoot Close Up Dada Duo Serigala, Acara Ini Ditegur KPI!

Kembali, goyang drible dari Duo Serigala harus menjadi penyebab teguran KPI(Komisi Penyiaran Indonesia), terhadap salah satu acara televisi. Teguran serius ini, dilayangkan pada acara TV ‘Late Night Show’ yang menampilkan secara dekat (close up), goyang drible dari duo kontroversional tersebut. Pasalnya goyangan tersebut dianggap terlalu erotis, dan tak sepantasnya ditampilkan dalam acara tersebut, terlebih diambil dari jarak yang begitu dekat.

Tampilkan goyangan dan dada duo serigala secara dekat, acara ini ditegur KPI~muvila.com
Tampilkan goyangan dan dada duo serigala secara dekat, acara ini ditegur KPI~muvila.com

Sebelumnya Late Night Show juga sudah pernah mendapat teguran pada bulan November 2014, perihal pembahasan materi ‘wanita simpanan’. Seperti tak habis kontroversi itu saja, teguran kembali harus dilayangkan pada acara yang dibawakan oleh Raffi Ahmad dan Ayu Dewi tersebut. Goyangan khas Duo Serigala yang ditampilkan pada acara tersebut rupanya mengundang laporan publik, karena ketidak sesuainya dengan norma kesopanan dan kesusilaan yang ada pada masyarakat.

Ya, dalam peraturan yang dikeluarkan KPI sendiri, terdapat larangan untuk menampilkan goyangan erotis dalam sebuah acara, baik secara live ataupun tidak. Seolah kebal dengan aturan tersebut, acara ‘Late Night Show’ malah dengan berani menampilkan goyang drible dari Duo Serigala secara dekat. Inilah yang menimbulkan tindakan KPI untuk segera melayangkan peringatan pada acara tersebut.

Komisi Penyiaran Indonesia Pusat (KPI Pusat) berdasarkan kewenangan menurut Undang-Undang No. 32 Tahun 2002 tentang Penyiaran (UU Penyiaran), pengaduan masyarakat, pemantauan, dan hasil analisis telah menemukan pelanggaran Pedoman Perilaku Penyiaran dan Standar Program Siaran (P3 dan SPS) KPI Tahun 2012 pada Program Siaran “Late Night Show” yang ditayangkan oleh stasiun TRANS TV pada tanggal 1 April 2015 pukul 23.06 WIB. Program tersebut menayangkan secara close up dua orang wanita (Duo Serigala) yang melakukan goyang dribble dengan menggoyangkan dada mereka sambil bernyanyi. Goyangan tersebut mengeksploitasi bagian dada dengan membungkukkan dada ke arah penonton sehingga terlihat belahan dada. Walaupun ditayangkan di atas pukul 22.00 WIB, namun muatan tersebut tidak pantas untuk ditayangkan karena tidak sesuai dengan ketentuan norma kesopanan dan kesusilaan serta larangan menampilkan gerakan tubuh erotis

Begitulah potongan bunyi teguran yang dilayangkan oleh KPI. Teguran yang disampaikan secara tertulis tersebut, ditulis dalam halaman resmi KPI dan ditujukan secara langsung pada acara yang tayang mulai jam 11 malam itu. Pasalnya jika lagi-lagi mengabaikan peringatan, acara ‘Late Night Show’ dengan terpaksa harus dihentikan, mengingat banyaknya aduan dari masyarakat yang terus masuk, semenjak penayangan episode yang menampilkan goyang drible tersebut.

Fahmi Sahru Ramadhan

Pengemis Intelektual, Coffee Lover and Hater at the same time...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.