Snoop Dogg Menjadi Korban Rasisme

Selebritas dan skandal kadang jadi bumbu hangat, termasuk sentimen yang dialami para selebritas itu pula. Snoop Dogg menuduh pihak kepolisian Swedia sudah berlaku rasis, karena menangkapnya atas tuduhan penyalahgunaan mariyuana di Uppsala.

snoop_dogg-gal-political

Kronologinya, kepolisian Swedia menghentikan mobil yang dikendarai Snoop karena ia terlihat berada di bawah pengaruh mariyuana. Snoop lalu dibawa ke kantor polisi untuk menjalani tes urin.

Setelah tes urin dijalankan, Snoop pun dibebaskan tanpa alasan yang jelas. Hal ini sontak membuat Snoop emosi dan mengunggah video di instagramnya yang berisi curahan hatinya mengenai kepolisian Swedia yang dianggap rasis terhadap dirinya.

“Mereka minta saya untuk tes urin dan tidak ditemukan apapun, sedikitpun,” ujar Snoop.

Ini bukan pertama kalinya Snoop berurusan dengan pihak kepolisian, terutama kepolisian Skandinavia. Juli 2012 silam, Snoop juga ditangkap pihak kepolisian Norwegia dengan tuduhan memiliki enam gram mariyuana.

Dilansir dari CNN Indonesia, salah satu juri acara pencarian bakat Swedish Idol, Alexander Bard, mengatakan penangkapan Snoop hanya untuk memopulerkan nama kepolisian Swedia, setelah beberapa kali penangkapan dengan kasus serupa yang gagal.

“Pihak kepolisan Swedia sudah putus asa dengan gerakan pemberantasan narkoba mereka yang kurang berhasil. Mereka butuh orang terkenal untuk menaikkan nama mereka lagi,” ungkap Brad.

Iqbal Nugroho

Pria yang bernama Iqbal Haryadi putra bungsu dari clan Nugroho, berharap tulang rusukku kelak yang bisa merubah kebiasaan burukku perlahan