Terlalu Seksi, Koreografi Girl Group Korea Ini Di Ganti Oleh Stasiun TV

Belakangan ini, Korea makin banyak dipenuhi dengan berbagai macam girl group yang masing-masing memiliki image tersendiri. Sebut saja SNSD yang lekat dengan image feminim, 2NE1 dengan image hip hop girl, serta yang terbaru ada Gfriend yang membawa image imut serta ceria dalam penampilan perdananya. Selain 3 image tersebut, nyatanya ada satu lagi image girl group Korea yang memang menarik banyak simpati masyarakat khususnya kaum adam.

Koreografi girl rroup Korea ini diganti oleh stasiun TV
Koreografi girl group Korea ini diganti oleh stasiun TV

Seksi, ya, image tersebut nampaknya tengah banyak dijadikan panduan oleh girl group Korea dalam menampilkan lagunya. Biasanya, image tersebut dituangkan kedalam koreografi untuk menekankan kesan seksi yang tengah diusung. Sayangnya, kesan seksi tersebut nyatanya oleh beberapa stasiun TV dan pemerintah Korea di anggap kurang pantas untuk ditampilkan dan terpaksa harus diganti oleh pihak girl group ketika tampil secara live di TV. Nah, berikut beberapa girl group yang gerakan koreografinya diminta untuk diganti oleh stasiun TV karena dianggap terlalu seksi :

1. AOA

Image seksi yang melekat pada AOA tentunya sudah banyak diketahui oleh para penggemar kpop, khususnya para penggemar AOA. Sayangnya, sebuah gerakan koreografi dalam lagu AOA ‘Miniskirt’ harus diganti ketika tampil live di stasiun TV. Gerakan tersebut menampilkan para member AOA yang memegang bokong satu sama lain dan menggoyangkannya seperti yang nampak dalam foto berikut :

Gerakan girl group AOA ini, diminta untuk diganti oleh stasiun TV Korea~youtube.com
Gerakan girl group AOA ini, diminta untuk diganti oleh stasiun TV Korea~youtube.com
2. EXID

Nah, girl group yang akhir-akhir ini sedang naik daun ini, nyatanya juga tak lepas dari tuntutan dari stasiun TV dan pemerintah Korea yang menganggap gerakan EXID terlampau seksi. Sesuai dengan judul lagunya yang sedang nge-hits ‘Up and Down’, para member EXID dalam koreografinya juga menunjukkan gerakan pinggul yang naik turun. Tak ayal, gerakan tersebut seringkali membuat para pria berdecak hingga bersorak melihat para gadis cantik ini menaik turunkan pinggulnya. Sebab itu, pihak stasiun TV Korea pun menyarankan pihak EXID untuk mengganti gerakan yang dianggap terlalu vulgar tersebut.

Gerakan pinggul 'naik turun' EXID dianggap terlalu vulgar oleh stasiun TV Korea~youtube.com
Gerakan pinggul ‘naik turun’ EXID dianggap terlalu vulgar oleh stasiun TV Korea~youtube.com
3. Dalshabet

Kalau girl group satu ini, koreografi ‘hot’nya berada pada beberapa gerakan tangan di area dada. Tak pelak, stasiun TV Korea, terlebih acara musik mengharuskan pihak Dalshabet untuk mengganti gerakan koreografi pada lagunya yang berjudul ‘BBB’ tersebut.

Gerakan tangan di dada dalam lagu girl grup Dalshabet juga diharuskan untuk diganti~kapanlagi.com
Gerakan tangan di dada dalam lagu girl grup Dalshabet juga diharuskan untuk diganti~kapanlagi.com
4. Rainbow

Kalau dalam kasus girl group sebelumnya berkisar pada gerakan tubuh, lain halnya dengan girl group Rainbow. Gerakan membuka baju yang dilakukan oleh 7 wanita cantik ini pasalnya dianggap terlalu berlebihan dan banyak menampilkan bagian tubuh, sehingga koreografi pada gerakan tersebut diminta untuk diganti oleh stasiun TV Korea ketika tampil secara live.

Gerakan lepas baju Rainbow juga harus diganti~kapanlagi.com
Gerakan lepas baju Rainbow juga harus diganti~kapanlagi.com
5. 4Minute

Girl group dari Hyuna dan kawan-kawan ini nyatanya tak lepas dari tuntutan untuk mengganti koreografi. Dalam video klip lagu ‘Mirror Mirror’, gerakan membuka paha yang dilakukan oleh 5 member 4Minute terkesan sangat vulgar untuk dilakukan oleh wanita, sehingga mau tidak mau pihak 4Minute harus menerima ketika diminta untuk mengganti koreografi seksi tersebut.

Gerakan membuka paha dari girl group 4Minute juga dianggap terlalu seksi~koreaboo.com
Gerakan membuka paha dari girl group 4Minute juga dianggap terlalu seksi~koreaboo.com

Itulah beberapa gerakan koreografi dari girl group Korea yang mendapat teguran untuk diganti dari stasiun TV serta pemerintah Korea karena dianggap terlalu seksi dan vulgar. Belajar dari kasus tersebut, seharusnya pihak TV Indonesia juga menerapkan aturan agar tak menampilkan gerakan yang terlalu seksi bagi para pelaku dunia hiburan tanah air, demi terciptanya pertelevisian Indonesia yang baik dan beradab. Semoga bermanfaat!

Fahmi Sahru Ramadhan

Pengemis Intelektual, Coffee Lover and Hater at the same time...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.