Terpuruk 20 Tahun Setelah The Beatles Bubar, Ringgo Starr Benahi Diri

Siapa yang tak mengenal band legendaris asal Inggris, The Beatles. Band rock and roll yang digawangi oleh John Lennon, Paul McCartney, Ringgo Star, dan George Harrison ini rupanya adalah band paling terkenal dan juga bisa dibilang merupakan band  terkaya seantero dunia.

Ringgo Starr ~www.wfuv.org
Ringgo Starr ~www.wfuv.org

Hal ini terbukti dengan tercatatnya penjualan album sebanyak 250 juta keping, meskipun  banyak yang menyebut kalau sebenarnya mereka telah menjual sebanyak 600 juta keping. Diperkirakan The Beatles memperoleh penghasilan sebanyak $600 juta selama masa kejayaannya.

Namun, diliuar catatan prestasi yang telah mereka ukir, ada kisah dari penabuh drumnya, yakni Ringgo Starr. Sang drummer mengisahkan bahwa dirinya tak pernah rela kehilangan band yang sangat ia cintai tersebut. Ia mengaku sangat frustasi dan stress saat harus menerima kenyataan bahwa para personilnya sibuk dengan karir solo masing-masing.

The Beatles merupakan Band legendaris dunia. ~ www.thechangeblog.com
The Beatles merupakan Band legendaris dunia. ~ www.thechangeblog.com

“Saya marah selama 20 tahun. Saya mabuk-mabukan, ” ungkapnya seperti dilansir NY Daily News, Senin kemarin.

Waktu terus berlalu, ia makin bisa menyesuaikan lingkungan dan menerima kenyataan tersebut. Hidupnya makin membaik setelah sempat masuk rehabilitasi untuk mengatasi kecanduannya tersebut.

Sekarang ia bukan lagi pecandu alkohol, malahan kini ia adalah vegetarian. “Saya hidup sehat. Saya kini vegetarian dan saya makan banyak brokoli.. Bermanfaat untuk saya,”  tukasnya.

Kini, Ringgo Starr siap melanjutkan hidupnya dan belajar menerima kenyataan yang telah lewat puluhan tahun tersebut. Baginya, mengisi hidupnya dengan kegiatan yang bermanfaat jauh lebih berguna disbanding harus meratapi masa lalu.

Nur Wahyuni Utami

a girl who loves get lost in books, loves watching people and busy having fun in front of monitor. Coffee enthusiast.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.