Trailer “Hot Girls Wanted”, Menguak Sisi Kelam Kehidupan Artis Porno Remaja

Sisi kelam pornografi bukanlah topik baru di industri perfilman dunia. Sudah tak terhitung film dokumenter baik yang profesional dan amatir yang berusaha mengangkat sisi kelam dunia pornografi baik dari segi industrinya itu sendiri ataupun artisnya. Namun bagaimana jika yang dikulik kali ini adalah kehidupan afrtis porno yang masih remaja dan belia?.

Hot Girls Wanted, film dokumenter menguak sisi kelam kehidupan artis porno yang berusia belia alias masih snagat remaja~money.cnn.com
Hot Girls Wanted, film dokumenter menguak sisi kelam artis porno remaja~money.cnn.com

Hal itulah yang kemudian dibawa oleh produser Rashida Jones saat membuat film dokumenter bertajuk “Hot Girls Wanted” ini. Sang sutradara yang juga seorang artis dan pernah muncul di beberapa film seperti Our Idiot Brother, The Social Network, The Muppets, I Love You, Man, Celeste dan Jesse Forever mengajak kita untuk melihat sisi lian dari industri pornografi yang mempekerjakan gadis belia didalamnya.

“Hot Girls Wanted” adalah film dokumenter yang mengangkat kisah hidup pemain film porno remaja dengan rentang usia antara 18-19 tahun. Sebuah usia yang masih sangat belia untuk terjun ke dunia kelam industri pornografi yang kejam dan tak berperi kemanusian ini. Apalagi, sebenarnya ada kebijakan bahwa produser film porno hanya boleh mempekerjakan artis dengan batasan usia diatas 18 tahun.

Namun film ini menujukkan pada kita banyak produser tak bertanggung jawab yang mencari gadis berusia lebih muda untuk bekerja sebagai bintang film dewasa. Fokus utama dari “Hot Girls Wanted”, ini adalah tentang bagaiman konsumen film dewasa yang kebanyakan adalah kaum pria ternyata cenderung menyukai bintang film dewasa yang berusia masih sangat muda atau yang baru masuk kuliah. Hal ini yang membuat produser film porno melakukan segala cara untuk bisa merekrut gadis belia untuk mau bermain di film dewasa mereka.

Film ini juga mengungkapkan bahwa banyak gadis remaja yang dijebak atau merasa tertipu oleh oknum tak bertanggung jawab yang menyeret mereka ke industri film dewasa ini. Di trailer ini juga menujukkan bahwa kebanyakan dari mereka memendam rasa ketakutan sekaligus tak berdaya serta tak sanggup berbuat apa-apa.

Netflix, media dimana film ini pertama kali mengunggah “Hot Girls Wanted”, ini mengungkapkan bahwa ada pesan moral yang bisa diambil oleh film ini. Film ini seolah suatu peringatan untuk para gadis remaja dan orang tua agar tak begitu saja menerima tawaran pekerjaan apalagi yang datang dari internet.

“Hot Girls Wanted”, sudah diputar di acara 2015 Sundance Film Festival dan mendapat sambutan yang cukup baik di ajang film bergengsi tersebut. Dan bagi Anda yang berniat menonton film dokumenter ini, Netflix kabarnya sudah mulai menayangkanya sejak 29 Mei 2015 yang lalu.

Yuyun Nurhidayati Amalia

A woman who devote her life as a reader, observer, long life learner, film enthusiast and the avid fan of conspiracy theory.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.