Umur 42 Dengerin Musik Taylor Swift dan 1D, Tandanya Puber Kedua

Jika anda kini memasuki usia paruh baya atau menginjak usia 40 tahun, memutar lagu lagu Taylor Swift dan One Directon di pemutar lagu anda di dalam mobil. Mungkin anda terjangkit ‘puber kedua’. Puber Kedua adalah kondisi dimana terdapat kesamaan perilaku seperti yang dialami anak-anak yang memasuki masa puber, seperti lebih memperhatikan penampilan, lebih memperhatikan lawan jenis, termasuk urusan mendengarkan musik.

puber kedua dalam mendengarkan musik ~ http://cdn.head-fi.org
puber kedua dalam mendengarkan musik ~ http://cdn.head-fi.org

Situs streaming musik online, Spotify, telah mengidentifikasi usia rata-rata puber kedua (dalam hal mendengarkan musik) terjadi di usia 42 tahun. Para staff Spotify menganalisis data dan menemukan pengguna berusia sekitar 42 tidak lagi memutar playlist lagu yang isinya lagu lagu hits di era masa mudanya, melainkan memutar lagu yang hits sekarang. Dalam era sekarang lagu yang tengah hits di spotify adalah lagu lagu milik Rihanna dan Sam Smith.

“Selama masa remaja, kita cenderung menikmati musik musik yang tengah hits saat itu, namun setelah memasuki umur 25 kita akan merasakan tidak lagi gandrung akan musik yang sedang hits, dan berkurang kesukaan kita mengenai musik musik hits seiring bertambahnya usia,” ungkap Spotify di blog resmi mereka.

“Selera musik mencapai kedewasaannya ketika memasuki usia 35 tahun. Dan pada usia 42 selera musik kembali menyukai lagu lagu populer. Temuan itu berasal dari sebuah studi yang dilakukan oleh Ajay Kalia, yang mengawasi selera musik pendengar Spotify. Spotify dan para pesaingnya di dunia musik streaming bekerja keras untuk memahami selera pendengar mereka, sehingga mereka dapat membuat rekomendasi yang lebih baik lagu bagi para pendengarnya.

Sopian Ahmad

Kuli Tinta yang lagi magang di alam pikirannya sendiri. Good Listener, Analyst, Problem Solver. Stay Foolish, Stay Hungry

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.