Video Klip Meghan Trainor “Dear Future Husband”, Tuai Kecaman

Sejak awal kemunculanya, Meghan Trainor memang sukses mencuri perhatian penikmat musik dunia. Tampil dengan ukuran tubuh diatas standar para artis dan model dunia, Meghan Trainor menunjukkan kepercayaan dirinya yang lebih besar daripada tubuhnya. Megahn seolah menujukkan meski berbadan besar, dia adalah sosok wanita yang cantik dengan segudang prestasi.

Video Clip Meghan Trainor
Video Clip Meghan Trainor Ini Tuai Kecaman Publik~www.billboard.com

Namun bukan selebritis namanya jika apa yang dilakukanya tidak menimbulkan pro dan kontra. Meghan Trainor sering disebut membawakan pesan feminsme dalam setiap lagu-lagu yang dibawakanya. Lagu “All Abaout That Bass” misalnya, meski mengandung pesan moral agar wanita percaya diri dengan bentuk badanya, namun lagu ini juga dianggap menjadi pembiaran bagi wanita untuk bertubuh gemuk tanpa memperhatikan kesehatanya.

Dan kali ini, lagu miliknya yang berjudul “Dear Future Husband” juga menjadi soroton banyak orang. Bukan lirik atau isi lagu yang menjadi kecaman disini. Namun konsep video clip “Dear Future Husband” inilah yang menuai kecaman dari banyak pihak. Video klip ini dianggap membawa unsur sexisme atau seksis artinya merendahkan gender baik sosok pria dan wanita seperti yang tersirat dalam videonya.

Kecaman ini mengemuka karena video klip ini dianggap tidak menggambarkan sosok perempuan dan laki-laki yang sesungguhnya dalam berumah tangga. Salah satu scene yang menjadi kecamana adalah saat adegan dimana Meghan memasak dan membersihkan rumah mengenakan heels dan rok ketat. Selain itu, video ini seolah menujukkan bahwa wanita hanya punya peran di rumah dan didapur saja asal suaminya menganggapnya cantik, seksi dan selalu memberinya hadiah.

Meski dinegara kita hal itu dianggap wajar, namun tidak untuk diluar sana. Sejatinya yang jadi masalah adalah mengapa video ini mempertontonkan perbedaan peran gender yang tidak tepat dengan mengatas namakan rumah tangga dan pernikahan. Meski banyak yang mengecam, namun tak sedikit pula yang membela Meghan dan menganggap orang-orang yang ribut sengenai feminisme dan seksis itu berlebihan.

Yuyun Nurhidayati Amalia

A woman who devote her life as a reader, observer, long life learner, film enthusiast and the avid fan of conspiracy theory.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.