Waduh! Universitas Princeton Salah Menganalisa Lirik Lagu Taylor Swift

Universitas Princeton adalah salah satu perguruan tinggi yang bonafit, tak hanya di New Jersey, Amerika sana tapi juga di seluruh dunia. Lihatlah siapa saja alumni yang pernah mengenyam pendidikan di salah satu universitas tertua di dunia itu. Mulai dari mantan presiden Woodrow Wilson, First lady Michelle Obama, hingga artis cantik Brooke Shields adalah lulusan universitas yang telah berdiri sejak tahun 1746 ini.

Universitas Princeton salah menganalisa lirik
Universitas Princeton salah menganalisa lirik lagu Taylor swift~www.scholaradvisor.com

Jika ditanya soal ranking Universitas, Princeton tentu saja selalu menduduki 5 besar di seluruh dunia dari berbagai survey yang dilakukan oleh media pendidikan. Bisa dibilang, Princeton sama berkualitasnya dengan Universitas keren lainnya di seluruh dunia seperti Harvard, Oxford, Cambridge University serta universitas papan atas lainnya.

Namun reputasi Princeton tercoreng gara-gara sosok Taylor Swift. Ya sosok taylor Swift sukses corengkan arang malu di wajah salah satu universitas papan atas di seluruh dunia ini. Dan uniknya lagi, malu yang ditelan Princeton ini hanya karena mereka salah menganalisa lirik lagu Taylor Swift. Tak heran jika kejadian memalukan ini jadi olok-olokan dan pembicaraan hangat di seluruh dunia pada pagi ini.

Hal ini berawal saat pihak Princeton membuat buku untuk tes SAT atau di Indonesia bisa disebut sebagai buku persiapan untuk test masuk perguruan tinggi. Salah satu bab di buku SAT tersebut adalah menganalisi kesalahan grammar dalam lirik lagu yang digunakan oleh band dan penyanyi papan atas. Tak hanya Taylor Swift, lirik lagu Katy Perry, Whitney Houston, Lady Gaga, Justin Timberlake dan banyak lagi yang dianalisa kesalahanya dari unsur tata bahasa.

Untuk Taylor Swift, mereka menganalisa lagu diva cantik ini yang berjudul “FIFTEEN”. Sayangnya, dari sinilah hal memalukan itu terjadi. Mereka menuliskan grammatical error atau kesalahan tata bahasa pada lagu Taylor Swift ini. “Somebody tells you they love you, you got to believe ‘em,” tulis Princeton di buku SAT mereka. Tentu saja Anda yang belajar bahasa, terutama bahasa Inggris, mengetahui bahwa “em” sebagai singkatan untuk “them=mereka” ini adalah bentuk kesalahan berbahasa atau grammatical error.

Inilah bukti bahwa Princeton telah salah menganalisa lirik
Inilah bukti bahwa Princeton telah salah menganalisa lirik Taylor Swift~http://myswiftlifee.tumblr.com

Namun seorang fans Taylor Swift yang bermata jeli langsung menyadari kesalah dalam buku SAT yang ditulis universitas bonafit ini. Ini karena lirik lagu yang sebenarnya tetap menggunakan standar bahasa yang baku. Lirik yang sebanrnya adalah “Somebody tells you they love you, you got to believe them.” (pembaca Beranda bisa mengecek sendiri dengan cara mencari lirik lagu “Fifteen”). Fans yang bernama Nava tersebut lalu memposting kesalahan yang dilakukan Princeton tersebut di akun Tumblr miliknya.

Taylor Swift Tahu kalau Princeton salah meng-quote lagunya
Taylor Swift Tahu kalau Princeton salah meng-quote lagu miliknya~yourfriendshouse.com

Tentu saja hal ini menimbulkan kehebohan dari berbagai pihak. Umumnya mereka tak percaya universitas sekelas Princeton ini bisa salah menganalisa lagu milik Taylor Swift. Tentu saja hal ini bagikan mencoreng arang ke wajah universitas bonafit di Amerika dan seluruh dunia ini. Taylor Swift pun kemudian mengetahui hal ini dan ikut menyindir pihak princeton dengan mengatakan “Not the right lyrics at all pssssh.You had one job, test people. One job.” yang artinya kurang lebih “menganalisa lirik saja salah. Padahal kalian punya satu pekerjaan yakni melakukan test pada orang lain”

Yuyun Nurhidayati Amalia

A woman who devote her life as a reader, observer, long life learner, film enthusiast and the avid fan of conspiracy theory.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.