Wajah Zayn Malik Digunakan Untuk Berita ISIS, Media Online AS Minta Maaf

Berita mengenai serangkaian terror yang dilancarkan oleh ISIS memang tengah gencar diberitakan oleh berbagai media, baik media cetak maupun media online. Tak terkecuali dengan Huffington Post. Namun, alih-alih mendapat sambutan, rupanya media online Amerika Serikat tersebut justru menjadi bulan-bulanan fans Zayn Malik. Ada apa?

Zayn Malik ~ mirror.co.uk
Zayn Malik ~ mirror.co.uk

Seperti dikutip dari laman Ace Showbiz, Sabtu (21/11/2015), Para penggemar yang didominasi remaja itu memprotes media online tersebut karena memakai foto Zayn Malik untuk mempromosikan berita terkait ISIS di Twitter.

Tak ingin masalah tersebut terus bergulir, Huffington Post resmi meminta maaf. Mereka memastikan kalau tidak ada maksud untuk menyudutkan mantan personel One Direction tersebut. “Kami meminta maaf untuk foto. Zayn Malik memang disebutkan di dalam ceita, tetapi yang jelas dia bukan bagian dari ISIS,” kicau The Huffington Post melalui akun Twitter mereka.

Wajah Zayn Malik Digunakan Untuk Berita ISIS, Media Online AS Minta Maaf ~ twitter.com
Wajah Zayn Malik Digunakan Untuk Berita ISIS, Media Online AS Minta Maaf ~ twitter.com

Namun, hingga berita ini diturunkan, belum ada tanggapan apapun dari pihak Zayn terkait foto tersebut. Zayn Malik sendiri sedang ramai dibicarakan setelah mengunggah teaser dari single pertamanya di luar One Direction.

“Sangat menyenangkan memiliki perasaan dapat keluar dari tempat dimana sebelumnya Anda harus mengikuti semua kemauan orang lain dan dalam beberapa hal menyangkut keinginan orang itu atas apa yang ingin dilihat publik,” kata Zayn soal singlenya barunya. “Ini semua adalah perspektifku sendiri yang liberal (bebas),” tegas mantan kekasih Perry Edwars itu.

Nur Wahyuni Utami

a girl who loves get lost in books, loves watching people and busy having fun in front of monitor. Coffee enthusiast.