Yuk Intip! 8 Tradisi Ritual Kematian yang Aneh dari Seluruh Dunia

Tradisi ritual kematian disetiap daerah memiliki perbedaan. Perbedaan itu biasanya dikarenakan para leluhur mereka yang memiliki kepercayaan yang berbeda. Biasanya ritual kematian itu dilakukan karena mereka percaya orang yang meninggal itu akan mendapatkan kebahagiaan disurga jika melakukan ritual-ritual yang telah menjadi tradisi di daerahnya.

Ritual Kematian

Ritual kematianpun terkadang tidak dapat masuk kedalam nalar manusia tetapi hal itu sudah menjadi tradisi turun temurun oleh sekolompok masyarakat didaerah yang masih memiliki keyakinan terhadap para leluhurnya. Ada 8 tradisi ritual kematian yang aneh dari seluruh dunia. Yuk intip!

1. Jasad yang telah meninggal tidak dikubur, melainkan digantung ditebing.

Ritual Kematian 2

Ritual kematian yang menjadi tradisi ini dapat kamu temukan di daerah pedalaman di negara Filiphina dan China. Orang yang meninggal jasadnya tidak dikubur, tidak dilepaskan ke lautan luas, tetapi mereka menggantungkan jasadnya yang berada dalam peti mati di dinding tebing. Mereka menganggap bahwa dengan cara itu maka orang yang meninggal akan semakin dekat dengan kebahagiaan di surga.

2. Membuat tubuhnya menjadi mumi dengan sengaja dengan tujuan yang mereka anggap suci.

Ritual Kematian 3

Tradisi ritual kematian ini dapat kamu temukan di daerah jepang. Tetapi, ritual memumikan diri sendiri ini hanya terjadi pada abad ke 11 hingga 19 oleh para biksu yang berada di Jepang bagian utara.

3. Membunuh janda dengan cara mencekik lehernya dengan alasan untuk menemani suaminya yang telah meninggal.

Ritual Kematian 4

Ritual kematian ini sangatlah aneh! Dapat kamu temukan di daerah pedalaman pulau Fiji. Dalam ritual ini, para janda yang ditinggal mati oleh suaminya harus dicekik sampai mati, dengan alasan roh suami istri ini akan tetap bersama di surga seperti hubungan mereka di dunia.

4. Jasad orang yang telah meninggal dibiarkan untuk dimakan oleh para burung pemakan bangkai.

Ritual Kematian 5

Tradisi ini masih dilakukan oleh para pemeluk buddha Tibet. Jasad orang yang telah meninggal diletakkan dilereng gunung agar para burung pemakan bangkai dapat memakan daging dari jasad orang yang telah meninggal tadi. Mereka melakukan ini dengan alasan agar dosa-dosa yang telah dilakukan selama di dunia hilang.

5. Orang Wari’ di Brazil memakan jasad keluarganya yang telah meninggal.

Ritual Kematian 6

Meskipun tradisi ini telah hilang, tetapi tradisi aneh ini pernah terjadi di negara Brazil. Jika ada orang yang meninggal maka pihak keluarganya akan memakan daging dari jasad orang yang meninggal tadi dengan alasan jiwa yang ada dalam orang meninggal tadi tidak sendiri melainkan akan selalu bersama keluarganya hingga di surga.

6. Suku Aborigin pernah melakukan tradisi membiarkan jasad orang yang telah meninggal di bawah pohon hingga menjadi tulang.

Ritual Kematian 7

Tradisi yang aneh selanjutnya datang dari orang Amerika dan Suku Aborigin yang ada di Australia. Mereka membiarkan jasad orang yang telah meninggal dibawah pohon hingga membusuk dan menjadi tulang-belulang. Kemudian baru mereka mengambil tulangnya tersebut dan mereka menari-nari mengelilingi tulang itu dengan alasan orang yang meninggal tadi sudah bahagia di surga.

7. Jasad orang yang meninggal tidak dikubur, melainkan akan diletakkan kedalam “Tower of Silence”.

Ritual Kematian 8

Dulu, ada agama Zoroaster yang memiliki keyakinan mayat tidak boleh dikubur atau dibiarkan membusuk disembarangan tempat. Jasad orang yang telah meninggal disatukan dalam satu tempat sehingga tidak terlalu mencemari lingkungan. Mereka meletakkan jasad orang yang telah meninggal itu kedalam Tower of Silence.

8. Memakan daging dari orang yang telah meninggal, kemudian mencampurkannya dengan abu.

Ritual Kematian 9

Suku Yanomami di Venezuela mempunyai tradisi yang aneh. Dengan alasan agar jiwa orang yang meninggal dapat memperoleh kedamaian, mereka memakan daging dari mayat kemudian dicampur dengan abu dan pisang rebus.